Jumat, 08 Juli 2011

UN / DIS / TIDAK

Jeda semakin tak teratur. Aku sempat melupakan mimpi, aku mengabaikan tujuan. Di sini tempat yang tak filosofis lagi, bukan bermaksud mengumbar aksara-aksara bertabir, hanya ingin membuatmu percaya bahwa sebenarnya aku belum menemukan kata terakhir yang pas untuk mengakhirinya.

Minoritas, itulah kaum jiwaku, mereka hanya segumpal titian yang tak pernah terjamah oleh telapak kakimu. Mereka meneriakkan suara-suara bising setiap saat, menelurkan bibit-bibit ekspektasi berlebih.

Tidak akan mungkin sempurna, hanya mampu berbuat sebanyak-banyaknya. Aku cacat, tak mampu berdiri dengan baik, kau bagaimana?

Prosa-prosa ilusiku hanya tumpukan barang-barang bekas di bawah meja, bermilyar partikel debu menutupi semua huruf-hurufnya. Simbolis, aktivis, dan sedikit filosofis, itu dulu ketika hidupku masih baik-baik saja.

Lihatlah, semua begitu amburadul, tak ada aturan, perusak urutan, pembentuk kecenderungan, cenderung merujuk pada analogi-analogi mati.

Aku muak...................ini bukan teriakan, hanya bisikan, karena kaumku sedang tertidur, aku takut dia terbangun, dan semuanya akan musnah.

Bukan jeda yang membuatku lega, bukan spasi yang membuatku bernafas, bukan jarak yang membuatku merasa lapang. Itu bukan kebutuhan, hanya keinginan.

Aku tak mau berhenti, masih banyak yang yang menunggu di tepi jalan, sampai aku menemukan kata yang tepat untuk mengakhirinya, mungkin namamu.

I LOVE YOU LIKE IRREGULAR VERB

2 komentar:

diahfanza.blogspot.com mengatakan...

Blackbox... pas banget ma nuansanya... I like it...

rinz mengatakan...

Huhmmmm... menyuarakan ketidaksetujuan atas ketidakadilan dalam kehidupan. Dark theme as usual. Nice one! :)

Chat Room Bloofers