Rabu, 21 Desember 2011

BU

Bu...ini untukmu, kupanggil kau MATAR agar segersang apapun dunia nantinya, akan ada yang membuatku segar.

Bu.....ini untukmu, ketika jumlah abjad itu cuma sedikit, ia mampu merangkai jutaan kata.

Bu.....ini untukmu, aku tak mencintaimu seperti HARI IBU, memperingati momen tertentu, kau bukan momen, kau bukan kalender, kau waktu yang tak pernah sia-sia

11 komentar:

dhenok habibie mengatakan...

"kau bukan momen, kau bukan kalender, kau waktu yang tak pernah sia-sia"

setuju fadh!! salam untuk MATAR yaa :)

BLACKBOX mengatakan...

yup, eh follback gw ya

Brigadirkopi mengatakan...

Jari jemari dan deretan paragraf pujian untuk ibu - itupun belum membayar jasanya ketika ibu satu kali menghentakan nafas ketika melahirkan.

selamat hari ibu selamat berimplementasi menyayangi ibu

Gulunganpita mengatakan...

Selalu lugas dan fokus penuh menuju sasaran.
Puisi abang yang satu ini mewakilkan perasaan..
Selamat Hari Ibu

zan mengatakan...

paragraf terakhir nampol habis...

setuju sob...mencintai seorang Ibu memang ngga hanya di hari ibu saja...

Erlangga Kusumawijaya mengatakan...

puisinya bagusss.. selamat hari ibu.. :)

d'Anonim™ mengatakan...

telat bacanya, n kagak posting sesuatu untuk ibu,
tapi cukup kasih-sayangnya bisa ku rasakan hingga sekarang, dan berusaha kembali mengabdi.

zone mengatakan...

ibu tak lekang oleh waktu dan kan selalu ada walaupun kapan dan dimanapun...
:)

minten mengatakan...

puisi nya kerennnn banget mas ...
titip peluk sayang buat mama yaa...^_^

Inspirasi Kecilku mengatakan...

tidak ada penghargaan tertinggi yang bisa dibandingkan dengan apa yang sudah ibu kita kita lakukan selama ini. kebaikannya sungguh luar biasa. :)

Nick Salsabiila ☂ mengatakan...

selalu menggelitik...ckckckc
fadhli...fadhli..lekaslah terbitin buku ttg matar..^_^

Chat Room Bloofers