Selasa, 22 Februari 2011

TIDAK PENTING

TAKE

A

REST


Istirahat bukan karena lelah, tapi karena sudah tidak ada yang peduli lagi padanya....
Jika dia pergi, barulah orang-orang yang merasa dirinya penting berbondong-bondong menceritakan kebaikannya, padahal selama ini semua itu kaku di lidah.

Kemudian isak tangis palsu mendesir di pelupuk mata mereka.
"Dia sangat baik, saya menyesal tak sempat berterima kasih padanya." Tutur si munafik di depan kamera.

Padahal, dia tak menginginkan itu, penghargaan bukanlah tujuan, apalagi mata pencaharian, baginya istirahat bukan karena lelah, tapi karena sudah tak ada lagi yang peduli padanya, bukannya mengharapkan penghargaan, tapi sudah saatnya dia pergi untuk melengkapkan kenyataan bahwa di sini dia sudah tidak dibutuhkan lagi.

Begitulah kehidupannya, hidup nomaden berdasarkan kadar kebutuhan lingkungan padanya, ketika kebutuhan itu tercukupi, maka lingkungan baru menantinya menyebar manfaat.

"Saya tak punya apa-apa selain sedikit manfaat yang bisa saya bagikan. Ketika manfaat itu habis, saya akan berdoa pada Tuhan agar memanggil saya, karena saya tidak sanggup hidup tanpa manfaat." Begitu katanya.

KETIKA KAU MELAKUKAN SESUATU UNTUK ORANG LAIN, LANTAS ORANG ITU TIDAK BEREAKSI APA-APA SEOLAH KAU BARU SAJA TIDAK MELAKUKAN APA-APA, MAKA KETAHUILAH, MANFAAT ITU AKAN TERASA KETIKA KEBUTUHAN DATANG MENDADAK SEMENTARA KETERSEDIAAN SUDAH HABIS.

7 komentar:

dhe_bie mengatakan...

hanya sekedar pendapat, bahasamu terlalu mudah dipahami fadh kalo postingan ini mo dibikin berseri.. soalnya dhe sedikit bisa menebak bagaimnana kelanjutannya.. berharap sih lanjutan dari ini bisa bener-bener beda dari bayangan di fikiran dhe.. :)

Budiman As'ady mengatakan...

wah... jangan...

he... semangat akang...

MUHAMMAD RIDWAN mengatakan...

"KETIKA KAU MELAKUKAN SESUATU UNTUK ORANG LAIN, LANTAS ORANG ITU TIDAK BEREAKSI APA-APA SEOLAH KAU BARU SAJA TIDAK MELAKUKAN APA-APA, MAKA KETAHUILAH, MANFAAT ITU AKAN TERASA KETIKA KEBUTUHAN DATANG MENDADAK SEMENTARA KETERSEDIAAN SUDAH HABIS."



jngan pernah patah semangat buat jadi yang bermanfaat buat orang lain....., bukan mereka, tapi tuhan yang akan menilai....

zuLHam mengatakan...

saya percaya, apapun kebaikan yang kita buat semua pasti akan berbuah kebaikan pula... :)

Qefy mengatakan...

Motifnya terbuka dan serius. Tuturannya itu dalam fadhli, saya suka. Karakter yang mengharapkan sesuatu itu wajar menurutku :)

BLACKBOX mengatakan...

@dhe: saya lagi belajar membuat gaya bertutur yang mudah dipahami dhe.....banyak temen2x yg gak paham tulisan saya, I am trying to make it simple, soal kelanjutannya kalo emanm berseri bakalan beda kok...tenang aja

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

nice article

Chat Room Bloofers